πŸ“ Pesisir Kotabaru, Kalimantan Selatan πŸ“ž (0282) 555-0192 βœ‰οΈ halo@hijausabut.id
Dari Sabut Kelapa, Untuk Bumi

Mengubah Sabut Kelapa
Jadi Media Tanam
yang Menghidupi Desa

Kami mengolah limbah sabut kelapa pesisir menjadi cocopeat berkualitas ekspor β€” sambil membuka lapangan kerja dan memberdayakan petani kelapa di sekitar kami, satu karung sabut pada satu waktu.

120+Petani & pengrajin mitra
800 tonSabut diolah / tahun
14Tahun beroperasi sejak 2011
Blok cocopeat hasil olahan sabut kelapa dijemur di bawah sinar matahari
🌿
100% OrganikTanpa campuran kimia sintetis
Tentang Kami

Berawal dari Tumpukan Sabut yang Dulu Dibakar Begitu Saja

Hijau Sabut Nusantara berdiri di pesisir Kotabaru, kawasan yang dikepung perkebunan kelapa namun limbah sabutnya selama puluhan tahun hanya menumpuk dan dibakar. Sejak 2011, kami membangun unit pengolahan kecil yang kini menjadi rumah produksi cocopeat dengan standar ekspor β€” tanpa meninggalkan akar kami di desa.

01
Mutu yang TerjagaSetiap batch diuji kadar garam (EC) dan pH sebelum dikemas, sehingga aman bagi akar tanaman apa pun.
02
Akar di KomunitasBahan baku dibeli langsung dari petani kelapa dan pengrajin sabut di sekitar pabrik, bukan dari tengkulak luar daerah.
03
Selaras dengan AlamProses produksi memanfaatkan air hujan tertampung dan sisa serat dikembalikan sebagai kompos, tanpa limbah terbuang.
Tumpukan sabut kelapa yang dikumpulkan dari petani sekitar
Sabut kelapa dikumpulkan langsung dari petani mitra di sekitar Kotabaru
Pekerja mengolah sabut kelapa di unit produksi
Unit pengolahan kami menyerap tenaga kerja harian dari desa sekitar
Serat sabut kelapa hasil pemisahan, siap diolah menjadi cocopeat
Serat dipisahkan dari serbuk sebelum melalui proses pencucian tanin
Blok cocopeat kering siap dikemas dan dikirim ke pelanggan
Blok cocopeat kering, siap dikemas dan dikirim ke seluruh Indonesia
Proses Produksi

Dari Sabut Mentah Menjadi Cocopeat Siap Tanam

Lima tahap sederhana namun teliti β€” setiap tahap dikerjakan oleh tangan-tangan warga sekitar yang sudah terlatih selama bertahun-tahun.

01
Pengumpulan SabutSabut dibeli dari petani & pengumpul lokal
02
Penguraian SeratMesin defiberizer memisahkan serat dan serbuk
03
Pencucian TaninPerendaman menghilangkan getah & kadar garam
04
Penjemuran & PengepresanDikeringkan alami lalu dipadatkan jadi blok
05
Pengemasan & DistribusiDikemas sesuai pesanan, siap dikirim
Sabut kelapa yang baru dikumpulkan dari petani

Sabut Dikumpulkan Langsung dari Petani Sekitar

Setiap minggu, truk kami berkeliling ke kebun-kebun kelapa rakyat di radius 20 km dari pabrik untuk membeli sabut dengan harga tetap β€” memberi petani pemasukan tambahan dari sesuatu yang dulu hanya dibuang.

Serat sabut kelapa yang sudah diurai

Serat Diurai dari Serbuk Kasarnya

Sabut digiling dengan mesin defiberizer untuk memisahkan serat panjang (dipakai untuk produk lain) dari serbuk halus yang menjadi bahan dasar cocopeat.

Proses pencucian serat sabut kelapa untuk menghilangkan tanin

Direndam dan Dicuci hingga Bebas Tanin

Serbuk sabut direndam berkali-kali untuk menurunkan kadar garam dan tanin alami yang bisa menghambat pertumbuhan akar tanaman bila tidak diolah dengan benar.

Sabut kelapa dijemur di bawah sinar matahari

Dijemur Alami, Lalu Dipadatkan

Pengeringan memanfaatkan sinar matahari pesisir yang melimpah β€” hemat energi, ramah lingkungan β€” sebelum dipress menjadi blok padat agar mudah dikirim.

Blok cocopeat yang sudah jadi dan siap dikemas

Dikemas Sesuai Kebutuhan Pelanggan

Tersedia dalam bentuk blok kompak, briket, maupun karung curah β€” siap dikirim ke petani hortikultura, nursery, hingga eksportir media tanam.

Cocopeat sebagai Media Tanam

Mengapa Akar Tanaman Lebih Suka Cocopeat

Bukan sekadar pengganti tanah β€” cocopeat punya struktur yang dirancang alam untuk menahan air sekaligus memberi ruang bernapas bagi akar.

⛏️

Tanah Biasa

βœ•
Mudah memadatAerasi buruk, akar sulit berkembang di tanah liat/padat
βœ•
Sering membawa patogenBerisiko mengandung jamur, telur hama, dan gulma liar
βœ•
Berat saat diangkutMenyulitkan distribusi dalam skala nursery atau hidroponik
βœ•
Daya simpan air tidak konsistenCepat kering di permukaan, becek di dasar
PILIHAN KAMI
🌱

Cocopeat Hijau Sabut

βœ“
Struktur serat ringan & berporiMemberi ruang oksigen optimal bagi pertumbuhan akar
βœ“
Steril dari proses pencucianBebas patogen, gulma, dan kadar garam berlebih
βœ“
Ringan & praktis dikemasBlok terkompresi memudahkan pengiriman jarak jauh
βœ“
Menahan air hingga 8x beratnyaLembap konsisten, mengurangi frekuensi penyiraman
Produk Kami

Cocopeat dalam Kemasan yang Anda Butuhkan

Dari kebutuhan rumah tangga hingga pengiriman kontainer β€” semua diolah dari batch yang sama, diuji sebelum dikemas.

Terlaris Blok cocopeat padat 5kg

Cocopeat Blok Padat

Bentuk paling efisien untuk distribusi jarak jauh. Mengembang 4–5x volume setelah direndam air.

Berat kemasan5 kg / blok
Volume mengembangΒ± 18–20 liter
Kadar EC< 0,5 mS/cm
Cocok untukNursery, hidroponik, ekspor
Curah Cocopeat curah dalam karung besar

Cocopeat Curah (Karung Besar)

Untuk kebutuhan skala kebun atau pertanian luas yang ingin langsung pakai tanpa proses rendam.

Berat kemasan40 kg / karung
KondisiSiap pakai, sudah terurai
Kadar EC< 0,5 mS/cm
Cocok untukPerkebunan, lahan pertanian luas
Praktis Cocopeat chip untuk drainase

Cocochips (Serpihan Drainase)

Dicampur dengan cocopeat halus untuk meningkatkan drainase pada tanaman yang rentan akar busuk.

Berat kemasan2 kg & 10 kg
Ukuran serpihan1–3 cm
Kadar EC< 0,5 mS/cm
Cocok untukAnggrek, aroid, tanaman hias
Eceran Pot kecil berisi cocopeat siap tanam untuk rumah tangga

Cocopeat Pot Siap Tanam

Kemasan kecil yang sudah dicampur kompos ringan, dirancang untuk pekebun rumahan dan pemula.

Berat kemasan1 kg / pouch
CampuranCocopeat + kompos 80:20
Kadar EC< 0,6 mS/cm
Cocok untukTanaman hias rumahan, sayur pot
Dampak Sosial

Setiap Karung Sabut Menggerakkan Ekonomi Desa

Kami percaya keberlanjutan usaha tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan orang-orang di sekitarnya. Berikut wajah-wajah yang menjadi bagian dari perjalanan kami.

Pekerja menimbang serat sabut kelapa di unit produksi
Pak Slamet, operator pemilah serat sejak 2016
Petani kelapa mitra tersenyum di lahannya
Petani kelapa mitra di Kecamatan Pulau Laut
Dua pekerja tersenyum saat menjemur hasil olahan sabut
Tim penjemuran, bekerja bergilir tiap pagi
Warga lansia yang menjadi mitra pengumpul sabut kelapa
Mitra pengumpul sabut, bagian dari rantai pasok kami
0
Petani & pengrajin sabut yang menjadi mitra tetap
0
Tenaga kerja harian & tetap yang terserap di unit produksi
0
Persen kenaikan pendapatan petani sejak menjadi mitra kami*
Kata Mereka

Cerita dari Petani Mitra dan Pelanggan Kami

Petani mitra Hijau Sabut Nusantara Petani Kelapa Mitra
"

Dulu sabut kelapa cuma numpuk di belakang rumah, kadang dibakar karena mengganggu. Sekarang setiap minggu ada yang datang beli, jadi tambahan uang dapur yang lumayan buat keluarga saya.

Pak Warsito Petani kelapa, Pulau Laut β€” mitra sejak 2018
Mari Bekerja Sama

Siap Jadi Pelanggan, Distributor, atau Mitra Petani Kami?

Isi data singkat di samping, tim kami akan menghubungi Anda lewat WhatsApp dalam waktu 1 hari kerja untuk membahas kebutuhan cocopeat atau kerja sama pasokan sabut.

Hubungi Tim Kami