Semua artikel

Perawatan6 mnt baca

7 Cara Merawat Website Agar Awet, Aman, dan Tetap Kencang

Tim Kode Rupa10 September 2026Diperbarui 17 September 2026

Rawat website dengan 7 rutinitas: update platform, backup berkala, cek keamanan/SSL, uji kecepatan, perbarui konten, cek link rusak, dan perpanjang domain-hosting tepat waktu. Total ±1 jam sebulan — atau titipkan ke jasa maintenance Rp150–350 ribu/bulan.

Checklist bulanan 1 jam

Website yang dibiarkan 2 tahun tanpa sentuhan umumnya melambat, rentan diretas, dan turun peringkat. Tujuh rutinitas di bawah mencegah ketiganya sekaligus.

  • Update CMS, tema, dan plugin ke versi stabil terbaru.
  • Backup full (file + database) dan simpan di 2 tempat.
  • Pastikan SSL/HTTPS aktif dan tidak kedaluwarsa.
  • Uji kecepatan (target buka <3 detik di HP) dan kompres gambar baru.
  • Perbarui 1 konten: harga, jam operasional, atau tambah 1 artikel.
  • Cek link rusak dan form kontak (kirim tes ke diri sendiri).
  • Pastikan domain-hosting diperpanjang (>30 hari sebelum expired).

Butuh yang mengerjakan, bukan sekadar baca?

Konsultasi gratis

Tanda website butuh pertolongan

Segera bertindak bila muncul: peringatan 'Not Secure' di browser, website tiba-tiba lambat atau sering down, muncul iklan/pop-up asing (indikasi diretas), form kontak tidak terkirim, atau traffic Google turun drastis tanpa sebab. Empat dari lima kasus yang masuk ke kami sebenarnya bisa dicegah checklist bulanan di atas.

Kerjakan sendiri atau titip jasa?

Kerjakan sendiri bila ada staf yang melek teknis dan websitenya sederhana — checklist di atas cukup. Titipkan ke jasa (Rp150–350 ribu/bulan) bila website adalah sumber order utama, memakai banyak plugin, atau tidak ada yang mau bertanggung jawab saat error jam 9 malam. Hitungannya sederhana: satu order yang hilang karena website down sering lebih mahal dari setahun maintenance.

Pertanyaan umum.

Berapa biaya maintenance website per bulan?

Rp150–350 ribu/bulan untuk UMKM bila dititipkan ke jasa, mencakup update, backup, monitoring keamanan, dan perbaikan minor. Di luar itu hanya perpanjangan domain-hosting tahunan.

Apa risiko bila website tidak pernah di-update?

Celah keamanan dari versi lama (rawan diretas/deface), loading melambat, peringkat Google turun, dan form/kontak bisa mati tanpa disadari — menghilangkan order diam-diam.

Seberapa sering backup website?

Minimal sebulan sekali untuk website profil, seminggu sekali untuk yang transaksional. Simpan di dua tempat berbeda (server + penyimpanan eksternal).

Siap punya website sendiri?

Mulai Rp1.500.000. Konsultasi gratis, tanpa komitmen.